Sabtu, 01 Desember 2012

Cara Menyambung Belt Conveyor dengan Sistem Pengeleman

Belt Conveyor adalah alat berat yang digunakan sebagai pembawa material seperti bebatuan, kerikil, pasir, dll. Belt Conveyor terdiri dari chasis konveyor, roll bracket, roll, roll drum, dan rubber belt. menggunakan motor 3 phasa sebagai pengeraknya. Beban tarikan yang diterima belt sangat besar oleh karena itu sambungan belt harus kuat.


Kelebihan sistem pengeleman:
  1. Ikatan kuat
  2. Lebih rapih
  3. Biaya tidak terlalu mahal     
Berikut adalah caranya:

1. Potong rubber belt. Ukuran panjang pemotongan dilebihkan 35cm - 45cm untuk sambungan. Ujung dipotong miring agar luas permukaan pengeleman menjadi lebih luas. Semakin luas permukaan pengeleman semakin baik.


2. Kupas rubber belt untuk pengeleman. Kedua sisi yang dikupas bertemu saat disambung.









3. Gerinda menggunakan batu gerinda ampelas sampai lapisan serat belt bersih. Hati hati jangan sampai serat kain tersobek. Lalu bersihkan permukaan dari debu penggerindaan.



4. Proses pengeleman. Siapkan lem dan hardenernya. Disini saya gunakan REMA TIP TOP SC2000. Tuang dalam satu wadah dengan takaran yang pas. Aduk rata.





5. Tuangkan dan oleskan secara merata lem pada permukaan belt yang telah dibersihan. Dilakukan dua kali proses pelapisan. Lapisan pertama harus benar benar kering. Tunggu sekitar sejam (idealnya 10 jam) sebelum pelapisan kedua. Lapisan kedua adalah lapisan penempelan. Untuk lapisan kedua cukup tunggu sekitar 3-6 menit atau jika dirasa lapisan disentuh tidak membekas di jari. Tempelkan kedua ujung belt. Untuk penempelan kedua ujung belt, lapisan kedua pengeleman tidak boleh terlalu kering karena belt tidak mau menempel. Jika sudah terlanjur kering bisa dilakukan pelapisan lagi. Setelah menempel, pukul pukul sambungan tadi menggunakan palu atau tekan menggunakan roll untuk membuat sambungan benar benar menempel.







Hasilnya






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari sharing ilmu dan pengalaman.